Friday, January 6, 2012

Cemburu

Untukmu, jiwa baik yang menyiksa dirinya sendiri dengan mencemburui masa lalu kekasihmu, dengarlah ini…


Tidak mungkin orang bisa hidup tanpa mencintai, maka akan sulit bagimu menemukan orang yang belum pernah mencintai sebelum ia jatuh hati dan mencintaimu.
Apakah engkau tak pernah mencintai sebelum engkau mencintainya?
Jika engkau demikian mencemburi masa lalunya, cobalah untuk sepenuhnya terbuka mengenai yang kau lakukan dulu untuk cintamu di masa lalu?
Cobalah menceritakan kepadanya tentang rayuan dan hadiah-hadiah cinta yang kau berikan untuk mereka yang kau cintai dulu?
Cobalah, dan perhatikan apakah masa lalumu demikian bersih sehingga kekasihmu tak akan mencemburui masa lalumu.
Apakah engkau sudah sepenuhnya berlaku semesra dirimu di masa lalu, apakah engkau sudah mengutamakannya seperti yang dulu kau lakukan kepada orang lain, dan apakah engkau sudah sepenuhnya berhenti berjanji untuk setia hanya kepada satu cinta, seperti yang dulu kau janjikan kepada cinta-cinta di masa lalumu?


Sudahlah.


Cemburu itu baik, karena itu tanda engkau ingin memilikinya sepenuhnya, termasuk menuntut kesucian masa lalunya hanya untukmu.
Tapi, janganlah kau jadikan rasa cemburumu sebagai penyiksa hatinya.
Apakah engkau tak merasa kasihan kepadanya, yang sekarang bersedih menyesali yang dilakukannya dengan tulus di masa lalu, yang saat itu sama sekali tak tahu bahwa dia akan mencintaimu hari ini?
Janganlah menjadikan cintanya sebagai hakmu untuk menyiksanya.
Jika engkau mencintainya, engkau akan juga menerima masa lalunya, sebagaimana engkau tak akan berbahagia jika engkau tak berdamai dengan masa lalumu.
Hiduplah sepenuhnya hari ini. Cintailah dia seutuhnya.
Hiduplah dengan sebaik-baiknya pengabdian kepada satu sama lain.


Ingatlah…


Cinta itu indah, dan mengindahkan kehidupan bagi jiwa yang lembut.




* dikutip dari : Mario Teguh :)

No comments:

Post a Comment