Thursday, November 3, 2011

Flip - Flop

Flip-flop adalah rangkaian utama dalam logika sekuensial. Flip-flop berfungsi sebagai pengingat (memory), artinya rangkaian ini mampu melakukan proses penyimpanan data sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan kepadanya. Data yang tersimpan itu dapat dikeluarkan sesuai dengan kombinasi masukan yang diberikan.


Ada beberapa macam flip-flop, yaitu flip-flop R-S, flip-flop J-K, dan flip-flop D.
  • Flip-flop R-S. Flip-flop R-S adalah rangkaian dasar dari semua jenis flip-flop yang ada. Terdapat berbagai macam rangkaian flip-flop R-S, pada percobaan ini flip-flop R-S disusun dari empat buah gerbang NAND 2 masukan. Dua masukan flip-flop ini adalah S (set) dan R (reset), serta dua keluarannya adalah Q dan Q’. Kondisi keluaran akan tetap ketika kedua masukan R dan S berlogika 0. Sedangkan pada kondisi masukan R dan S berlogika 1 maka kedua keluaran akan berlogika 1, hal ini sangat dihindari karena bila kondisi masukan diubah menjadi berlogika 0 kondisi kelurannya tidak dapat diprediksi (bisa 1 atau 0). Keadaan ini disebut kondisi terlarang.
  • Flip-flop D. Flip-flop D dapat disusun dari flip-flop S-R atau flip-flop J-K yang masukannya saling berkebalikan. Hal ini dimungkinkan dengan menambahkan salah satu masukannya dengan inverter agar kedua masukan flip-flop selalu dalam kondisi berlawanan. Flip-flop ini dinamakan dengan flip-flop data karena keluarannya selalu sama dengan masukan yang diberikan. Saat flip-flop pada keadaan aktif, masukan akan diteruskan ke saluran keluaran.
    Present State
    Inputs
    Next State
    A
    x
    y
    A
    0
    0
    0
    0
    0
    0
    1
    1
    0
    1
    0
    1
    0
    1
    1
    0
    1
    0
    0
    1
    1
    0
    1
    0
    1
    1
    0
    0
    1
    1
    1
    1
  • Flip-flop J-K. Flip-flop J-K merupakan penyempurnaan dari flip-flop R-S terutama untuk mengatasi masalah osilasi, yaitu dengan adanya umpan balik, serta masalah kondisi terlarang seperti yang telah dijelaskan di atas, yaitu pada kondisi masukan J dan K berlogika 1 yang akan membuat kondisi keluaran menjadi berlawanan dengan kondisi keluaran sebelumnya atau dikenal dengan istilah toggle. Sementara untuk keluaran berdasarkan kondisi-kondisi masukan yang lain semua sama dengan flip-flop R-S.
    PresentState
    Input
    Next State
    Flip-Flop Input
    A
    B
    x
    A
    B
    Ja
    Ka
    Jb
    Kb
    0
    0
    0
    0
    1
    0
    0
    1
    0
    0
    0
    1
    0
    0
    0
    0
    0
    1
    0
    1
    0
    1
    1
    1
    1
    1
    0
    0
    1
    1
    1
    0
    1
    0
    0
    1
    1
    0
    0
    1
    1
    0
    0
    1
    1
    1
    0
    1
    1
    0
    0
    0
    0
    0
    1
    1
    0
    0
    0
    1
    1
    1
    1
    1
    1
    1
    1
    1
    1
    0
    0
    0

Perbedaan Rangkaian Kombinasional dan Sekuensial


  • Rangkaian kombinasional terdiri dari gerbang logika yang memiliki output yang selalu tergantung pada kombinasi input yang ada.Rangkaian kombinasional melakukan operasi yang dapat ditentukan secara logika dengan memakai sebuah fungsi boolean. Operator logika yang digunakan dalam aljabar boole adalah inversi/negasi (NOT), perkalian logika (AND), penambahan logika (OR).
  • Rangkaian sekuensial merupakan rangkaian logika yang keadaan outputnya tergantung pada keadaan input-inputnya juga tergantung pada keadaan output sebelumnya. Rangkaian ini juga didefenisikan sebagai rangkaian logika yang outputnya tergantung waktu.
Rangkaian sekuensial

Modul 2 Sistem Digital






Sunday, August 28, 2011

Kalkulus 1

Kalkulus 1

Kalkulus adalah cabang ilmu matematika yang mencakup limit, turunan, integral dan deret tak terhingga. Kalkulus adalah ilmu mengenai perubahan, sebagaimana geometri adalah ilmu mengenai bentuk dan aljabar adalah ilmu mengenai pengerjaan untuk memecahkan persamaan serta aplikasinya. Kalkulus memiliki aplikasi yang luas dalam bidang-bidang sains, ekonomi, dan teknik, serta dapat memecahkan berbagai masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan aljabar elementer.
Kalkulus memiliki dua cabang utama, kalkulus diferensial dan kalkulus integral yang saling berhubungan melalui teorema dasar kalkulus. Pelajaran kalkulus adalah pintu gerbang menuju pelajaran matematika lainnya yang lebih tinggi, yang khusus mempelajari fungsi dan limit, yang secara umum dinamakan analisis matematika.
Di mata kuliah yang terdiri dari 3 sks ini, mahasiswa dituntut untuk mampu memahami konsep-konsep dasar tentang koordinat grafik dan garis, limit dan kontinuitas, diferensial turunan, Integral dan aplikasinya.
Materi kalkulus 1 antara lain:
  • Koordinat Grafik dan Garis;Bilangan real dan garis bilangan, nilai mutlak, petidaksamaan, garis, lingkaran, parabola, fungsi dan grafik, identifikasi fungsi.
  • Limits dan Kontinuitas; Garis singgung dan laju perubahan, aturan dan teknik menghitung limit, definisi limit fungsi, Fungsi kontinu.
  • Diferensial/Turunan; Turunan suatu fungsi, aturan turunan, aturan rantai dan persamaan parametric, Turunan fungsi implisit, Notasi Delta.
  • Aplikasi Turunan; Laju-laju yang berkaitan, Penentuan interval naik, turun serta kecekungan fungsi, Nilai maksimum/minimum fungsi, Teorema nilai ratarata.
  • Integral: Integral tertentu, Teorema Fundamental Kalkulus Pertama dan aplikasinya, menghitung luas di bawah kurva.
    sumber: Katalog Teknik Informatika, Wikipedia

Sistem Digital

Sistem Digital


Mata kuliah ini juga hampir sama derajatnya dengan Pemrograman Terstruktur, membahas materi inti dari jurusan Teknik Informatika.
Di mata kuliah yang terdiri dari 4 sks ini, mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan dengan benar berbagai macam sistem bilangan, mampu melakukan penyederhanaan fungsi-fungsi boolean dengan menggunakan beberapa metode, mampu menjelaskan dengan benar fungsi dan karakteristik berbagai komponen sistem digital, yang meliputi rangkaian kombinasional dan rangkaian sekuensial, mampu menganalisis & melakukan perancangan sistem digital baik berupa rangkaian kombinasional maupun sekuensial, serta mampu memahami secara benar tahapan perancangan rangkaian sekuensial tak serempak (asynchronous).
Sistem digital membahas tentang:
  • Sistem Bilangan; Penjelasan Sistem Digital dan Analog, Sistem bilangan biner, octal, desimal dan heksadesimal, konversi antar sistem bilangan. Pengkodean BCD, Excess-3, 8-4-2-1, Gray, dan lain-lain.
  • Aljabar Boole dan penyederhanaan fungsi Boolean: Gerbang logika OR, AND. NOT, XOR, NAN. Tabel kebenaran, fungsi-fungsi Logika dan implemantasinya ke dalam gerbang logika, Bentuk SOP dan POS, Penyederhanaan fungsi boolean secara matematis dan Teori De Morgan, Penyederhanaan dengan K-Map, dan dengan Tabulasi.
  • Rangkaian Kombinasional: Adder, Subtractor, Decoder, Encoder, Multiplexer, Demultiplexer. Perancangan rangkaian kombinasional sederhana.
  • Synchronous Sequential Logic: Konsep rangkaian sequensial yang sinkron, SR Latch, Flip-Flop SR, JK, D, dan T, Pengenalan State Diagram, Analisa rangkaian sekuensial, Merancang rangkaian dengan menggunakan Flip-flop,
  • Register, Counter dan Memory: Konsep Register, Register dengan Parallel Load, Shift Register, Counter, Binary Up-Down Counter, Memory Decoding, Desain memori, Error Corection, Arsitektur ROM.
  • Algorithmic Satate Machine (ASM): ASM Chart, ASM Block, Timing Sequence, Desain Rangkaian dengan ASM Chart.
  • Asynchronous Sequential Logic (ASL): Konsep Dasar ASL, Transition Table, Flow Table, Race Condition. Contoh Desain rangkaian ASL, Penyederhanaan State dan Flow Table.

    sumber: Katalog Teknik Informatika, Google

Sistem dan Teknologi Informasi

Sistem dan Teknologi Informasi

 
Setelah bertemu dengan mata kuliah “dewa”, mata kuliah yang satu ini setidaknya mampu “menghibur” mahasiswa. Bukan berarti di mata kuliah yang satu ini full dengan hiburan, namun ini lebih santai dibandingkan mata kuliah yang sebelumnya.
Di mata kuliah Sistem dan Teknologi Informasi yang terdiri dari 2 sks ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki kompetensi seperti berikut: mampu mengenal komponen sistem komputer dan informasi saat ini dan sistem yang ada, mampu memahami bagaimana komputer bisa membantu berbagai pekerjaan manusia secara efektif dan efisien, mampu mengenal berbagai macam eBisnis yang bisa dilakukan sehubungan dengan perkembangan sistem informasi.
Di sini akan dibahas tentang:
  • Pengenalan sistem komputer: konsep sistem komputer, hardware, software dan brainware.
  • Hardware komputer: cpu, disk, input dan output.
  • Software: Operating System, Software Aplikasi, bahasa pemrograman.
  • Brainware: programmer, end-user, database admin, administrator. Profesi di bidang Teknologi Informasi, Komputer di masyarakat Indonesia.
  • Pengenalan sistem informasi: konsep sistem informasi, komponen sistem informasi, manfaat dan keunggulan sistem informasi.
  • Penerapan sistem informasi: CRM, ERP, SCM, SIM Akademik, SIM PSB.
  • Studi Kasus Bisnis Online: kinerja bisnis eCommerce.


    sumber: Katalog Teknik Informatika